Posts from the ‘Berita Pilihan’ Category

Facebookers Indonesia Ke-3 di Dunia

Per tanggal 04 Juni 2010 pukul 11.59 PM, Indonesia tercatat menempati posisi ke-3 di dunia sebagai pemilik user ID Facebook terbanyak di bawah Amerika Serikat dan Inggris.

Jumlah user ID yang terdaftar yakni sebanyak 24.722.360 atau 5,31% dari jumlah keseluruhan user ID di seluruh negara di dunia yaitu sebanyak 465.547.440 user ID. Dari jumlah tersebut 59,3% atau 14.585.920 user ID laki-laki dan sisanya 40,7% atau 10.019.640 user ID perempuan.
Baca lebih lanjut…

Danamon Go Green Runner-Up BBC World Challenge 2009

Setelah 2 bulan menerima respons yang luar biasa dari seluruh dunia, Program ‘NOTHING WASTED’ Danamon Go Green secara resmi diumumkan sebagai runner-up pertama (juara 2) dalam BBC World Challenge 2009, dan merupakan satu-satunya program yang mewakili Indonesia pada kompetisi prestisius ini. World Challenge adalah kompetisi global untuk menghargai program inovatif yang memberikan pemecahan masalah di masyarakat, diselenggarakan oleh BBC World News dan Newsweek, bekerjasama dengan Shell.

Terpilih dari 900 program pengembangan masyarakat sedunia, dan satu-satunya program Corporate Social Responsibility Bank di antara 12 finalis, ‘NOTHING WASTED’ Danamon Go Green bertujuan untuk mengkonversi sampah pasar tradisional menjadi kompos berkualitas tinggi untuk didistribusikan kepada para petani. Program ini secara sistematis meningkatkan kondisi kesehatan dan kebersihan komunitas lokal serta memberikan manfaat sosial ekonomi bagi komunitas pasar tradisional.
Baca lebih lanjut…

Bandung dan Yogyakarta Terbaik untuk Berbisnis

Bandung, 15/12/2009 – Bandung menjadi salah satu kota yang memiliki prestasi terbaik dalam hal ‘Doing Business di Indonesia 2010’. Berdasarkan survei International Finance Corporation (IFC), Yogyakarta dan Bandung menduduki posisi puncak pada tiga kategori yaitu kemudahan mendirikan usaha, kemudahan mengurus ijin pendirian usaha, dan pendaftaran properti.

Demikian disampaikan Product Leader Financial & Privat Sector Development The World Bank Group Mierta Capaul di hotel Mulia, Jalan Asia Afrika Jakarta, Selasa (15/12/2009).

Doing Business di Indonesia 2010 merupakan hasil survei yang dilakukan IFC bersama Bank Dunia, dalam penerapan praktik terbaik di dalam negeri tentang pelayanan kemudahan berusaha. Survei ini bertujuan untuk mendorong terciptanya investasi yang lebih berkualitas serta kebijakan yang bersahabat bagi pelaku usaha di seluruh Indonesia.

Survei dilakukan di 14 kota besar diantaranya, Balikpapan, Banda Aceh, Bandung, Denpasar, Jakarta, Makasar, Manado, Palangkaraya, Palembang, Pekanbaru, Semarang, Surabaya, Surakarta dan Yogyakarta.

Tiga bidang yang menjadi kategori survei adalah pendirian usaha, pengurusan perijinan untuk mendirikan bangunan, dan pendaftaran properti. Setiap bidang merupakan hasil dari pengukuran setiap langkah, waktu dan biaya yang harus dilalui oleh seorang pelaku usaha.
Baca lebih lanjut…

Review Tahunan Yahoo! 2009 (Indonesia)

Inilah hasil review tahunan Yahoo! tahun 2009 di Indonesia. Review tersebut terbagi ke dalam beberapa kategori, setiap kategori mencantumkan 10 besar atau top 10 review.

Kategori-kategori review tahunan Yahoo! tahun 2009 terbagi berdasarkan Pencarian Teratas, Berita, Selebriti (Internasional/Indonesia), Pertanyaan, dan Klub Sepakbola.

Berikut ini hasil dari Review Tahunan Yahoo! 2009 (Indonesia).

A. 10 Pencarian Teratas

  1. Noordin M. Top
  2. Flu Babi
  3. Gempa Sumatera Barat
  4. Kiamat 2012
  5. Gempa Bumi
  6. Komisi Pemilihan Umum (KPU)
  7. Ketika Cinta Bertasbih (KCB)
  8. Gerhana Matahari
  9. Ponari
  10. Ambalat

Baca lebih lanjut…

21 Inovasi Seluler Terbaik Pilihan Indosat

Jakarta, 20/11/2009 – Sebanyak 21 dari hampir 300 karya inovasi layanan seluler akhirnya muncul sebagai pemenang penghargaan dari Indosat melalui kontes Indosat Wireless Innovation Contest (IWIC) 2009 yang diumumkan hasilnya Kamis (19/11). Penghargaan tahunan kali ini sedikit berbeda karena juga menghadirkan kategori pengembangan aplikasi berbasis sistem operasi Android.

Salah satu inovasi yang memenangkan penghargaan adalah CLIG karya Sandy Marly Colondam dari Jakarta sebagai karya terbaik untuk sub-kategori Business & Commerce. CLIG merupakan singkatan dari Cell ID Getter, adalah API (Application Protocol Interface) yang dapat menambahkan fitur Location Based Service ke semua Mobile WEB dengan integrasi yang sangat mudah, sehingga user dapat mengetahui letak stasiun bus terdekat tanpa menggunakan GPS.

Selain itu, beberapa karya lain juga keluar menjadi karya terbaik untuk beberapa sub kategori antara lain BukuQ karya Fajar Endra Nusa untuk sub-kategori Social Networking, Role Playing Game karya Indah Palupi Damayanti untuk sub-kategori Learning & Education, UltraPort karya Andry untuk sub kategori Android Based Application.

Pemilihan pemenang IWIC 2009 dilakukan dewan juri yang berasal dari berbagai kalangan seperti tim dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Prof Suhono Haryosupangkat (Guru Besar Teknologi Informasi ITB), AW Subarkah (wartawan senior Kompas), Pamungkas Tris Hadiatmoko (vendor telekomunikasi) serta Tim Business Development Indosat dan Tim Gaming & Content Indosat.
Baca lebih lanjut…

Ratna Sarumpaet Sabet Penghargaan Internasional

Jakarta, 17/11/2009 – Ratna Sarumpaet mengaku bangga karena film garapannya, Jamila dan Sang Presiden mendapatkan penghargaan pada Asiatica Filmmediale Festival (AFF) yang berlangsung di Roma, Italia beberapa waktu lalu.

“Saya sangat bangga atas penghargaan tersebut,” kata Ratna Sarumpaet kepada ANTARA di Jakarta, Senin.

Ratna menambahkan, film Jamila dan Sang Presiden mendapatkan penghargaan dari “The Network for the Promotion of Asian Cinema” (Netpac) sebuah organisasi perfilman yang beranggotakan sekitar 29 negara dan berkantor di Singapura.

“Ini merupakan penghargaan berkelas internasional dari sebuah organisasi perfilman ternama yang beranggotakan sekitar 29 negara,” katanya.

Ia menambahkan, Netpac telah memberikan penghargaan pada lebih dari 70 film dari berbagai negara di Asia dan memperkenalkannya ke mata dunia.

Untuk Indonesia, film Jamila dan Sang Presiden merupakan film Indonesia kedua yang mendapatkan penghargaan dari Netpac setelah “Bird Man Tale” karya Garin Nurgroho yang diberikan di “Berlin International Film Festival” tahun 2003.

Ratna juga mengatakan bahwa film Jamila dan Sang Presiden yang bercerita tentang kasus perdagangan anak di Indonesia memperoleh penghargaan karena nilai seni dan kritik sosialnya.

“Saya membuat film ini bukan untuk mendapatkan penghargaan tapi karena ingin mengangkat kasus yang selama ini jarang diangkat di film-film tanah air, yakni soal perdagangan anak,” katanya.

Ia juga menambahkan, dengan adanya penghargaan berkelas internasional ia berharap pesan moral dan informasi yang ingin disampaikan lewat film garapannya bisa dilihat oleh lebih banyak orang di berbagi negara.

Sumber: http://www.kompas.com

Dokter Anak Terbaik Dunia berasal dari UGM

04/11/2009 – Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof dr Sri Suparyati, menerima penghargaan internasional dari The Asian Pasific Pediatric Association (APPA) sebagai dokter spesialis anak.

Yati menerima penghargaan untuk kategori Pediatric Award. “Saya dianggap sebagai dokter spesialis anak yang paling menonjol selama tiga tahun terakhir,” katanya seperti dikutip situs ugm.ac.id, Rabu, 4 November 2009.

Ia menerima penghargaan itu di Shanghai, China, pada 4-18 Oktober 2009. Ia merupakan satu dari 12 penerima penghargaan yang diberikan setiap tiga tahun sekali. Mereka dipilih dari 2.500 dokter ahli anak se-Asia Pasifik.

Penghargaan itu merupakan buah dari kiprahnya selama hampir 40 tahun meneliti penyakit diare pada anak. Bersama Prof Ruth Bishop dari Australia, ia meneliti infeksi rotavirus pada penderita diare di Indonesia. Hasilnya rotavirus dinyatakan sebagai penyebab utama kasus diare.

Ia mengatakan sebagian besar bayi penderita diare yang disebabkan rotavirus memiliki kualitas hidup yang rendah. Bayi mengalami muntah secara terus menerus, berak air, dan susah mengonsumsi makanan. Usus halusnya pun tak berfungsi dengan baik.

Hasil penelitian itu pula yang mendorong Pemerintah Indonesia memproduksi vaksin rotavirus dengan harga yang cukup murah. Sebab, vaksin diare yang ada selama ini relatif mahal. Bekerja sama dengan Melbourne University dan PT Biofarma, vaksin akan dipasarkan di Indonesia mulai 2012.

Sumber: http://www.vivanews.com