Minggu, 8 Februari 2009 – 10:51 WIB

JAKARTA – Siswa kelas 1 SMA 12, Klender, Jakarta Timur, Kevin Soedyatmiko (15), mengharumkan nama Indonesia setelah meraih medali emas dalam lomba Fisika tingkat dunia. Ajang ke-5 International Zhautyqov Olimpiad yang dilaksanakan pada 14-20 Januari lalu di kota Almaty, Kazakhstan ini diikuti 89 peserta dari 16 negara.

Menurut penuturan Kevin, turnamen yang diikutinya ini sebenarnya untuk peserta tingkat kelas 3 SMA. Pemilik intelligent quantity (IQ) 154 itu tidak mengalami kesukaran karena sejak kecil menyenangi hitung-hitungan.

“Bila menghadapi kejuaraan, saya justru semakin semangat karena akan menemukan soal-soal yang berbeda dari sekolah,” ungkapnya. Pemegang sabuk hitam tae kwondo itu ini akhirnya dapat menyelesaikan soal-soal teori dan eksperimen dalam lomba itu. Keberhasilannya itu pun otomatis membawa harum nama SMAN 12, Klender, Jakarta Timur.

Bakat Kevin sebenarnya sudah terpantau oleh fisikawan Indonesia, Yohannes Surya, Ketika duduk di kelas V SD Penabur, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Kevin pun lantas diikutkan dalam pelatihan Tim Olimpiade Fisika Indonesia olehnya. Ketika duduk di kelas VI, namanya tercatat dalam rekor Museum Rekor Indonesia (Muri) sebagai orang Indonesia termuda yang menjuarai Olimpiade Matematika Internasional, di Bangkok, Thailand.
Anak pasangan Johannes Handoyo dan Maria ini sejak duduk di sekolah dasar menurut orangtuanya, selalu juara apabila mengikuti perlombaan matematika. “Kevin pasti keluar sebagai Juara pertama atau yang terbaik,” ungkap ayahnya.

Anak pertama dari dua saudara itu jarang menghabiskan waktu untuk bersenang-senang. Warga Jalan Janur Elok, Kelapa Gading itu hobinya kalau di rumah cuma baca atau main piano saja. Kevin hanya menikmati televisi untuk menonton siaran berita. “Sinetron dan acara nyanyi-nyanyi ga pernah,” tandasnya.

Kepala SMA 12, Jahidin, mengatakan Kevin selalu peringkat satu di kelasnya. Dia juga memiliki nilai 99 untuk mata pelajaran matematika dan fisika. Jahidin mengaku bangga memiliki murid yang bisa mengibarkan Sang Merah Putih di ajang internasional. “Semoga bisa menularkan pengalaman dan ilmunya kepada teman-temannya yang lain,” katanya.

SMA 12 yang telah berdiri 44 tahun pernah menjadi tempat menuntut ilmu bagi sederet nama beken, seperti Wali Kota Jakarta Pusat Sylviana Murni, Wali Kota Jakarta Timur Murdhani, artis Lusy Rachmawati, dan Berliana Febriyanti. “Pak Yohanes Surya juga sekolah di sini, dia yang rekomendasi saya masuk sini,” ujar Kevin.

Peran dari Yohanes Surya sebagai pakar Fisika yang selalu mencari bibit-bibit unggulan di bidang matematika dan fisika sangatlah penting. “Saya dibimbing oleh beliau yang selalu memberikan pelatihan, supaya kemampuan kita terus terasah,” ungkapnya.

Kevin mengaku suka matematika dan fisika karena selalu merasa tertantang untuk mengetahui pemecahan soal-soal yang ada. “Itu yang membuat saya suka matematika dan fisika. Saya ingin terus belajar dan punya keinginan melanjutkan kuliah di Amerika,” tukasnya. (Isfari Hikmat/Sindo/mbs)

Dikutip dari: http://www.okezone.com