Hidup di dunia ini ternyata ga gampang, penuh liku-liku dan banyak jalan terjal yang telah siap menyambut kedatangan kita. Apapun itu kita harus siap menghadapinya jika ingin menjadi manusia yang mulia di hadapan-Nya. Seperti yang saya hadapi sekarang ini, saya berusaha untuk mengerti orang lain tapi kenapa ya kok kayaknya orang lain gak bisa mengerti saya. Saya harus bagaimana? Bingung banget, sepertinya segala tindakan yang saya lakukan itu salah.
Hidup yang saya jalani ini sepertinya serba sendirian seperti tak ada orang yang mau jadi teman hidup saya. Padahal secara realita saya punya keluarga, punya saudara, punya sahabat. Entah apa yang terjadi dalam hidupku. Sering banget ngelamun tapi mungkin juga disebut merenung (ngelamun atau merenung ya?).
Mencari-cari relasi, baca-baca yang ingin dibaca, denger musik, browsing internet, chatting, olahraga, nonton, kontak-kontak teman, jalan-jalan, makan, dan sebagainya. Mungkin itu beberapa aktivitas yang sering dilakukan supaya hidup ini tak terasa sepi dan suntuk, selain kegiatan itu beribadah pun harus dilakukan dunk! (selalu berusaha untuk tidak meninggalkannya and must number one). Rutinitas kerja pun setiap hari dilakukan tapi entah kenapa juga ingin nyari pekerjaan yang lain.

Kok diriku ini jadi seperti orang bingung, ada keluh kesah dan unek-unek tapi kok ga tau apa penyebabnya. Ya ini lah diriku, aku rasa diri ini lebih banyak kekurangannya daripada kelebihannya. Terkagum-kagum dengan kelebihan, prestasi, kesuksesan orang lain tapi diri ini tak bisa seperti mereka. Saya pun bertanya pada diri saya sendiri, “Apa seh kelebihan yang saya miliki? Bakat yang bisa saya tonjolkan?” Diri ini pun sulit untuk menjawabnya. Yang dirasa hanya keluh-kesah, kebingungan, keinginan, pokoknya segala hal bercampur jadi satu.
Ada apa dengan diri ini??? Tapi diri ini selalu berusaha untuk menjadi yang terbaik, itulah motto hidup saya. Meskipun sampai sekarang saya belum menjadi yang terbaik khususnya bagi diri saya sendiri. Ya Allah Ya Tuhanku, hanya kepada-Mu hamba berserah diri. Berilah hamba rahmat dan kasih sayang-Mu. Jadikanlah hamba menjadi insan yang berguna bagi agama-Mu dan nusa bangsa.
Itulah sebagian dari segelumit hal yang dapat dituangkan dalam blog ini. Yah, namanya juga hidup, perlu perjuangan yang sangat ekstra keras. Ayo Cahyana, jangan menyerah begitu saja, harus selalu berusaha menjadi yang terbaik, ok!
To be continued…